Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS
There was an error in this gadget

Monday, October 17, 2011

Father's Heart and Forgiveness

haiiiii.... :D

Guys, today aku mau share sesuatu yang sangat penting dan crucial untuk kehidupan kita...
yaitu tentang menerima pengampunan dari Tuhan, khususnya buat yang udah pelayanan atau yang disebut imam-imam di rumah Tuhan...

Guys, pernah nda siy kalian ngerasa berdosaaaa banget setelah ngelakuin sesuatu hal yg salah dan walaupun udah minta ampun sama Tuhan tapi kayanya masih terintimidasi dengan sangat selama berhari-hari atau berminggu-minggu? Apalagi kalau kita udah menyandang yang namanya jabatan "hamba Tuhan" atau "pelayan Tuhan" yang udah melayani bertahun-tahun di gereja... wowww... biasanya intimidasi itu akan berlangsung cukup lama dan kita merasa perlu untuk menghukum diri dengan bermuka muram, mengingat2 rasa bersalah dan terus berpikir, "andai aku nda ngelakuin itu..." "andai waktu bisa aku putar ulang..." "andai..." "andai..." dan seterusnya...

Siapa disini yang pernah merasakan hal itu? Nda usah jauh-jauh, saya pernah dan spertinya masih seperti itu sampai Tuhan bukain hal baru tepatnya 2 hari lalu...

Hari Sabtu saya dijadwal pelayanan musik dan saya melakukan satu kesalahan yang berat menurut saya dan saya terintimidasi sepanjang hari sampai sore tepat sebelum pelayanan, saya udah minta ampun sama Tuhan dan saya tau kebenaran yang berkata kalau kita minta ampun Tuhan akan ampuni dan Dia membasuh kita dengan darahNya, tapi jujur saya masih terintimidasi dan saya merasa "perlu" menghukum diri saya dengan bersedih hati dan penyesalan yang terus menerus... Dan sampai di satu titik saya ngerasa Tuhan nda akan berkenan sama saya dan udah seharusnya saya nda pelayanan karena saya takut Tuhan akan murka dan mengirimkan petir menyambar saya "lebay mode On" but its true... saya berpikir seperti itu...

Tapiiii tepat disaat saya harus naik mimbar dan melayani, Tuhan berbicara kuat di hati saya dengan firman, "Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan Aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu." (Lukas 15:31) yeph itu adalah perikop Anak Yang Hilang dan itu adalah perkataan Bapa kepada anak sulungnya... (kalian bisa baca cerita lengkapnya di Lukas 15:11-32)
Saat itu aku cuma berkata, "Ya Tuhan, trus maksudnya apa Tuhan?"
Lalu Tuhan mulai menjelaskan... "Pengampunan adalah salah satu harta kepunyaanKu... Dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu anakKu..."
Lalu Tuhan lanjutkan... "Anak bungsu yang pergi dariKu saja kuampuni dengan sempurna, masa kamu yang ada bersama-sama Aku tidak Kuampuni? kamu hanya perlu mengambil dan menerima pengampunan itu, karena pengampunan itu adalah hakmu sebagai anakKu... Pengampunan adalah bagian milik warisanMu juga..."

Guys, langsung saat itu aku ngerasa damaiiii... aku bener-bener ngerasa hati dan kasih Bapa bener2 membuatku damai dan aku pun jujur ngerasa damai dan tenang...
Langsung pikiran Bapa yang kejam dan murka hilang dan diganti dengan Bapa yang baik dan penuh kasih... Faktanya apapun pikiran kita atau saya sama Bapa itu nda merubah PribadiNya yang emang penuh kasih dan baik... Memang untuk tiap hal ada konsekuensi yang harus kita tanggung, saya juga bertekad untuk nda melakukan hal yang sama lagi karena saya itu itu tidak baik, tapi lepas dari semua itu, Bapa ingin kita tau apapun yang terjadi Dia selalu mengasihi kita dengan sempurna, Dia mau menolong kita lepas dari dosa kita dan terus menjadi lebih baik menjadi seperti Yesus, Dia selalu ada di pihak kita dan tidak melawan kita... Maka itu jangan lari dari Bapa dengan merasa "perlu" menghukum diri kita dengan down, dengan sedih, dengan malu untuk doa lagi, malu untuk nyembah lagi dan seterusnya, karena duka dari dunia yang berlebihan malah membawa maut yang artinya bisa membuat kita menarik diri dari kasih Bapa yang selalu mau mengampuni kita dan menerima kita apa adanya... sebaliknya, lari ke kasih Bapa, peluk kembali Dia, ambil tawaran Bapa untuk pengampunanNya yang sempurna dan memulihkan kita...

Guys, kasih Bapa itu sempurna dalam hidup kita, milikNya adalah milik kita juga...
Bukan cuma materi yang dibicarain di perikop itu tapi damai sejahtera, sukacita dan pengampunan...
Bapa itu baikkk banget dan slalu rindu deket sama kita...
Dia sangat-mencintai kita dan Dia bukan Bapa yang jahat dan selalu bersiap murka saat kita melakukan kesalahan...
Bahkan faktanya Bapa selalu ada bersama kita dan tau pikiran dan merasakan perasaan kita dan Dia ada di pihak kita selalu untuk menolong dan memberi kemenangan kepada kita...
Kita hanya perlu menerima kebaikan dan kasihNya...
Entah kita udah melayani dan jadi pelayan Tuhan bertahun-tahun atau baru kenal Tuhan 1 atau 2 hari atau belum kenal Tuhan sama sekali... Tuhan itu sangat-sangat mengasihi kita...

Dia Bapa yang baik :)

2 comments:

Anonymous said...

semangat angeline :))

princess-angel said...

@ smurfy : trimakasih yaaa... smurf :D

Post a Comment